Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2021

Mengetahui Sejarah Perumusan Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Jakarta - 17 Agustus 2021 adalah hari peringatan kemerdekaan Indonesia. Untuk itu, mari kita mengingat kembali sejarah perumusan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia yang dibacakan pada tanggal bersejarah 17 Agustus 1945. Menyerahnya Jepang Pada Sekutu Berikut ini adalah uraian mengenai sejarah perumusan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia berdasarkan buku IPS Terpadu Untuk SMP dan MTs Kelas VIII Term 2 oleh Y. Sri Pudjiastuti dkk (Penerbit Erlangga,2007, hlm 25-28). Jepang menyerah kepada sekutu. Hal ini menyebabkan terjadinya kekosongan kekuasaan di Indonesia. Salah seorang tokoh pemuda, Sutan Syahrir mengetahui penyerahan Jepang kepada sekutu dari siaran radio. Ia kemudian menyampaikan pada Bung Karno dan Bung Hatta yang saat itu baru saja pulang dari Dalat (Saigon), Vietnam dan mendesak supaya kemerdekaan Indonesia segera diproklamasikan. Namun Bung Karno dan Bung Hatta tidak sepakat akan hal tersebut. Bung Karno dan Bung Hatta berpendapat bahwa proklamasi keme...

WHO Mengelar Rapat Khusus Untuk Bahas Varian Baru Virus Corona Asal Afrika Selatan

Jakarta -  Badan Kesehatan Dunia (WHO) kini tengah memantau serius varian baru infection corona dengan jumlah mutasi luar biasa di bagian mahkota healthy protein. WHO bahkan menggelar rapat khusus hari ini untuk membahas penanganan varian baru tersebut. Varian yang disebut B. 1.1.529 ini pertama kali dideteksi di Afrika Selatan dalam jumlah kecil, kata WHO. "Kami belum tahu banyak mengenai varian ini. Yang kami tahu varian ini memiliki jumlah mutasi yang luar biasa banyak. Kekhawatirannya adalah ketika infection memiliki banyak mutasi maka bisa berpengaruh pada karakteristik infection ," kata Dr Maria Van Kerkhove, kepala teknis tim WHO dalam penanganan Covid-19, seperti dilansir laman CNBC, Jumat (26/11). Pemantauan varian baru ini dilakukan saat kasus Covid-19 di seluruh dunia melonjak jelang musim libur akhir tahun. WHO melaporkan sejumlah negara di Eropa menjadi episentrum baru Covid-19. Sementara itu Inggris melarang penerbangan dari enam negara Afrika, termasuk Afrika S...

Kisah Mitsuyuki Tanaka, Seorang Tentara Jepang Yang Berpihak Membela Indonesia

Jakarta - Saat Jepang menyerah pada sekutu di tahun 1945, banyak tentara mereka terjebak di negeri jajahan. Banyak dari mereka yang menyerahkan diri pada sekutu dan kemudian menjadi tawanan perang. Tak hanya itu, banyak pula dari mereka yang melakukan harakiri daripada harus menyerah. Tapi ada pula tentara Jepang yang berpihak kepada pejuang Indonesia. Mereka bersama-sama mengangkat senjata melawan tentara Inggris dan Belanda. Hal itulah yang dilakukan Mitsuyuki Tanaka. Setelah Jepang menyatakan menyerah pada sekutu, Mitsuyuki kemudian bergabung dengan tentara Badan Keamanan Rakyat (BKR). Dilansir dari kanal YouTube Bagus Priyana Magelang, Mitsuyuki memutuskan bergabung dengan BKR karena ingin melawan sekutu yang telah menghancurkan negara Jepang. Namun keputusan ini bukannya tanpa masalah. Di BKR ia banyak dicibir sebagai orang yang hanya menyelamatkan diri dan tak pantas membela Indonesia. Hingga pada akhirnya pada 25 September 1945 pada sebuah peristiwa pengibaran...

Presiden Jokowi Menanam Pohon Kayu Putih dan Buah-buahan Untuk Mencegah Tanah Longsong di Lombok Tengah

Lombok -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanam pohon bersama masyarakat di Hutan Gunung Pepe, Lombok Tengah, Sabtu (13/11) pagi. Ia menanam pohon kayu putih dan buah-buahan. "Saya ikut menanam pohon bersama masyarakat di kawasan Hutan Gunung Pepe, Kabupaten Lombok Tengah, pagi ini m. Yang ditanam ada pohon kayu putih dan pohon buah-buahan," tulis Jokowi dalam akun instagram resminya, Sabtu (13/11). Dia meminta masyarakat sekitar merawat pohon-pohon tersebut dengan baik. Jokowi ingin hasilnya bermanfaat bagi penduduk setempat. "Saya meminta masyarakat setempat agar memelihara pohon-pohon itu agar tumbuh dengan baik dan dapat memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat disekitar kawasan Hutan Gunung Pepe," ucapnya. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, pohon-pohon tersebut bisa mencegah terjadinya bencana. Seperti longsor maupun banjir. "Sekaligus untuk menjaga lingkungan kita agar tidak longsor dan banjir," pungkasnya.

Mengetahui Sosok Ki Lobama, Seorang Tokoh Penyebar Agama Islam Sebelum Munculnya Sunan Gunung Jati

Jakarta - Dalam perkembangannya, wilayah Cirebon menjadi salah satu pusat penyebaran Agama Islam sejak beratus-ratus tahun lalu. Saat itu, Islam menjadi ajaran yang kian populer ketika disebarkan oleh Wali Songo , di bawah kepemimpinan Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. Namun sebagaimana diberitakan kanal YouTube Cirebon Heritage Rabu (03/11), di wilayah pesisir Utara Jawa Barat, Agama Islam ternyata sudah berkembang lebih dulu sejak abad ke-12 masehi, jauh sebelum Sunan Gunung Jati lahir. Sosok penyebarnya saat itu bernama Syekh Abdurahman Al-Qadri, atau warga setempat lebih mengenalnya sebagai Ki Lobama. Berkat kehebatannya, Ia disebut mampu mengenalkan ajarannya hingga ke masyarakat di sebagian wilayah pulau Jawa. Berikut kisahnya: Berasal dari Baghdad Berdasarkan penuturan Solihin, juru kunci makam Ki Lobama di Kecamatan Mundu, Cirebon, masyarakat sekitar memiliki kepercayaan jika Ki Lobama merupakan pendakwah pertama Agama Islam di wilayah tersebut. Ia d...